Suku Dayak di Sabah, Malaysia

Sabah, merupakan negara bagian Malaysia. Wilayah Sabah ditempati oleh berbagai suku, seperti kaum (suku) Melayu, Bajau, Brunei, Banjar, Suluk dan Bugis, selain itu Sabah juga menjadi wilayah pemukiman suku Dayak yang dianggap sebagai Orang Asli wilayah Sabah.

Menurut cerita, suku-suku Dayak di Sabah Malaysia ini masih merupakan kerabat dari suku-suku Dayak yang berada di Indonesia. Karena dilihat dari tradisi kepercayaan tradisional, tradisi, budaya, bahasa, kebiasaan serta berbagai jenis senjata tidak jauh berbeda dengan suku-suku Dayak yang ada di Indonesia.

Berikut suku-suku Dayak yang ada di Sabah Malaysia.
  1. Abai Sungai 
  2. Bisaya, Sabah 
  3. Bonggi 
  4. Bookan 
  5. Dumpas 
  6. Dusun Segama 
  7. Dusun Sugut 
  8. Dusun Tambunan 
  9. Dusun Tempasuk 
  10. Dusun Tindal 
  11. Dusun Tobilung 
  12. Dusun Tombonuo 
  13. Dusun Tengah 
  14. Gana 
  15. Ida'an (Idaan, Idahan) 
  16. Iranun 
  17. > Kadazan, Coastal
  18. Kadazan, Klias River 
  19. Kadazan, Labuk-Kinabatangan 
  20. Kalabakan 
  21. Keningau Murut 
  22. Kimaragang 
  23. Kimensi 
  24. Kinabatangan, Upper 
  25. Kota Marudu Talantang 
  26. Kota Marudu Tinagas 
  27. Kuijau 
  28. Labuk 
  29. Lobu Lanas (Lobou Lanas) 
  30. Lobu Tampias (Lobou Tampias) 
  31. Lotud 
  32. Minokok 
  33. Paluan 
  34. Papar 
  35. > Rungus
  36. Serudung Murut 
  37. Tagal Murut 
  38. Tatana 
  39. Timugon Murut

      referensi:
      catt:  <  :  sementara dialihkan ke protomalayans

      7 comments:

      1. "Sabah, merupakan negara bagian Malaysia, selain suku Melayu Sabah yang menjadi mayoritas, "

        Suku Melayu BUKAN mayoritas di Sabah - statistik menunjukkan Melayu di Sabah di sekitar 5 %. Suku Bajau, Brunei, Banjar, Suluk, Bugis yang beragama Islam bukan suku Melayu.

        ReplyDelete
        Replies
        1. terima kasih untuk keterangan tambahannya.
          Salam

          Delete
      2. Brunei = Melayu,
        Banjar, Bugis = bukan asli Sabah, tapi asli Indonesia, mengaku Melayu untuk bisa diterima jadi WNM
        Suluk = Bukan Asli Sabah, tapi asli Filipina, memgaku Melayu untuk bisa diterima jadi WNM
        Bajau = Asli Sabah dan Filipina. Tetap mengaku Bajau.

        ReplyDelete
        Replies
        1. ya betul, Banjar dan Bugis memang asal Indonesia.
          terima kasih untuk koreksinya ..
          Salam

          Delete
        2. mungkin anda belum perna ke sabah.. dan waktu dulu belum ada namanya Indonesia.. urang banjar di sabah memang asli sabah begitu jgk suku tidung.. kalo di tawau atau sandakan suku tidung dan banjar suluk dan cina sedikit bugis bergabung membentuk suku melayu dan berbudaya melayu berbahasa melayu logat tawau dan beragama islam.. kalo ada kata knapa banjar ada di sabah ya seperti org jawa tgh tapi tgl di jawa timur... ya sama2 pulau borneo..

          Delete
        3. mungkin anda belum perna ke sabah.. dan waktu dulu belum ada namanya Indonesia.. urang banjar di sabah memang asli sabah begitu jgk suku tidung.. kalo di tawau atau sandakan suku tidung dan banjar suluk dan cina sedikit bugis bergabung membentuk suku melayu dan berbudaya melayu berbahasa melayu logat tawau dan beragama islam.. kalo ada kata knapa banjar ada di sabah ya seperti org jawa tgh tapi tgl di jawa timur... ya sama2 pulau borneo..

          Delete
      3. Pada zaman dulu persempadanan politik (negara) tidak wujud bagi penduduk Borneo...migrasi dari (sekarang) Indonesia ke Borneo Utara (sekarang Sabah) bukan sesuatu yang luarbiasa.

        Orang Bajau (selain dari Badjao Semporna) memanggil diri mereka "Sama". Etnik Dusun juga memanggil mereka "Sama". Orang Sama memanggil Dusun sebagai orang "Idaan", tetapi orang Dusun ini memanggil diri mereka "Tindal". "Dusun" adalah istilah yang diguna oleh British dan Melayu untuk merujuk kepada semua sub-etnik Tindal, Tobilung dan sebagainya.

        Sesiapa sahaja boleh dipanggil "orang Melayu" jika memenuhi peruntukan Perlembagaan Persekutuan Malaysia.

        ReplyDelete